Di Judge Orang (Tahun Pertama GAP)

Hai, Apa Kabar?

Kali ini gue mau tulis nih macam-macam pertanyaan atau sindirian yang pernah gue dapetin selama gue GAP 2 tahun. Tapi ini pas tahun pertama GAP yaitu tahun 2015 lalu. Entah itu dari teman yang fake, teman deket, teman kalo butuh, maupun saudara deket gue sendiri. Sebenernya gatau ada faedahnya atau engga tulis artikel ini, tapi buat kenang-kenangan lah ya di Blog pribadi, toh ini blog pribadi gue hahaha. Jadi nanti kalau gue udah sukses (Aamiin ya robbal alamiin) gue bisa baca ini lagi sambil ketawa evil.

tumblr_n77kcjhnl41t9sksvo1_500

1. Kenapa gak daftar kuliah swasta?

Tahun 2015 pas gue masih fresh high school graduate, ini pertanyaan yang paling sering di lontarkan sama orang. Perlu diketahui, pada tahun 2015, kondisi ekonomi keluarga gue gak stabil. Gak perlu detail lah ya, intinya gue gak mampu pada saat tahun 2015 untuk kuliah, apalagi swasta.

tumblr_m0tq0c3odq1qe6dvp
gif source : thebestgifsforme.blogspot.com

 

2. Kerja lah kalau gitu.

Gue di remehkan pada hal ini. Ada salah satu saudara deket gue yang bilang kalau gue (Lulusan SMA) bakal susah kalau masuk dunia kerja nanti karena dia lulusan SMK pastinya akan lebih unggul. Dia bicara seakan-akan gue gak bakal kuliah. Padahal hal ini sama sekali gak penting buat gue. Alasan kenapa gue gak mau bekerja pada tahun 2015 adalah jujur, gue mau kuliah. Karena itu seakan-akan solid life goals gue. Dan gue merasa dari hati, uang bukan yang gue cari pada saat itu. Gue ingin sesuatu yang lain. Bukan pola-pikir yang seperti saudara gue ini. Bukan gue banget. Kalau dibilang takut? Iya gue takut untuk memasuki dunia kerja. Mau dibilang pengecut juga gak apa-apa. Gue akui, gue sometimes memang “Big Loser”. But I accept myself as who I am and I’m confident with it. Waktu itu gue berpikir, kalau gue kerja, gue akan fokus mencari uang dan jadi malas belajar untuk perang SBMPTN tahun selanjutnya. Jadi gue putuskan sisa tahun 2015 untuk belajar.

7afce06a092a47dbba38e71b33741167
gif source : pinterest

3. Kuliah swasta murah aja lah kalau gitu.

Ini lagi nih, pola pikir yang bukan gue banget. Mungkin banyak orang yang benci sama gue karena perbedaan pola pikir gue yang beda sama masyarakat pada umumnya. BUT, I DON’T CARE, just be yourself, and DO YOU. Pada saat itu, gue berpikir, buat apa kuliah asal dapetin degree gitu, justru itu yang namanya sia-sia in hidup. Bukan berarti kuliah swasta murah itu sia-sia ya, BUKAN.  ‘’Yang penting kuliah” “Yang penting sarjana” ini yang paling sering gue dengar dan ini yang salah. Ngenes dengarnya.  Ini lagi-lagi bukan gue banget. Yang gue mau adalah sesuatu yang beda. Entah kenapa gue selalu mencari sesuatu yang beda sama apa-apa yang udah ada pada umumnya. Perlu diketahui, segala keputusan itu menentukan karakter kita, kita cenderung menentukan yang memiliki kesamaan pada diri kita. Yah pokoknya kira-kira begitu dari apa yang pernah gue baca.

raw
gif source : tenor.co

 

4. Langsung Nikah aja lah kalo gitu.

giphy
gif source : giphy.com

 

Hahahaha! tertawa terbahak-bahak kalo saudara bilang kaya gini. Kenapa? Kok ketawa? Halal lebih baik kan. Ya benar banget! Halal sangat baik. Tapi apalah gue yang gak pernah pacaran. Ini bukan prioritas dalam solid life goals gue.  Ini adalah hal kedua atau ketiga dalam hidup gue. Pernikahan itu butuh komitmen yang solid, tanggung jawab yang besar, dan hal-hal nyata lainnya. Itu lah pikiran gue. Intinya remaja  umur 18 tahun pada tahun 2015 itu belum siap untuk ada ikatan seperti pernikahan atau apalah semacamnya itu. Untuk membina diri sendiri aja gue masih plontang-planting apalagi membina sebuah keluarga. Big no. Maybe Later.

nothankyou_no_thank_you_no_thanks_goodbye_damn_mean_girls
gif source : glee.wikia.com

 

5.  Kerja Part time dong, Volunteer dong.

Menemukan sebuah kecocokan itu susah bagi gue. Entah karena emang gue manusia beda (alien) atau orang-orang yang terlalu sama. Bingung kalau diperpanjang pikiran macam itu. Gue sempat kok liat list daftar-daftar open volunteer, tapi kebanyakan kualifikasinya adalah mahasiswa. Dan gue belum berstatus apa pun alias pengangguran kali ya. Ya terserah you name it. Beside, gue pada sisa tahun 2015 ingin fokus belajar untuk ujian tahun 2016 nya.

eee
gif source : tenor.co

 

Yah begitulah kira-kira sebagian kecil judge orang-orang terhadap gue pada tahun 2015. Mungkin, gue masih labil dan childish. Tahun 2015 itu benar-benar tantangan tersendiri buat gue. Saat itu adalah tahun pertama GAP gue (karena tahun 2016 gue GAP lagi). Dan di atas adalah sebagian kecil dari lontaran judgement orang karena masih banyak banget yang gak bisa gue sebutkan satu-satu, karena udah lupa juga sih. Hehe :D. Intinya, berbicara memang gampang. Apalagi nge-judge orang itu mah gampang banget. Gue juga pernah judge orang lain. Kita semua pasti pernah begitu. Tapi yang terpenting,

Jadi diri sendiri aja, lakukan apapun yang kita mau sebagai diri kita. Ikuti terus kata hati kita, ini hidup kita bukan orang lain, yang menentukan akan seperti apa kita ke depan juga diri kita sendiri kok. Jadi pokoknya BE YOU, DO YOU. 😀

tumblr_inline_nie0hckznm1rblsk6
gif source : westchesterwoman.org

 

Jangan lupa LIKE kalau kalian suka sama celotehan gue ini hahaha. SHARE kalau dirasa berguna untuk dibagikan, dan silahkan COMMENT kalau ada yang mau ditanyakan atau ingin menanggapi celotehan ini haha. Terima Kasih.

(Mohon maaf jika ditemukan kesalahan dalam pemilihan kata, EYD, maupun penggunaan bukan kata baku menurut KBBI)

Advertisements

One thought on “Di Judge Orang (Tahun Pertama GAP)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s